Skip to main content

Gejala atau Tanda tanda penyakit diabetes melitus pada penderita

Tanda tanda penyakit diabetes melitus – pada dasarnya tubuh manusia memiliki kemampuan yang  sangat luar biasa untuk bisa menyembuhkan penyakit sendiri atau yang dikenal dengan self healing. Akan tetapi, dengan catatan  bahwa kondisi saraf harus bagus karena sistem saraf inilah akan mengontrol fungsi dan setiap sel tubuh, jaringan, organ, sistem tubuh. Penyalkt sebenarnya berupa ketidakseimbangan fungsi tubuh. Banyak hal yang dapat menyebabkan seimbangan itu terjadi, seperti faktorfisik, emosi, lingkungan, sosial. Jadi, apabila terdapat gangguan pada tingkat sel atau pada  salah satu bagian tubuh, akan menyebabkan ketidak seimbangan pada bagian lainnya. Saat tubuh tidak mampu mengatasinya maka saat itulah akan timbul suatu penyakit. Penyakit itu sendirilah yang menjadi disfungsi dan mengganggu keseimbangan pada  bagian lain. Demikianlah yang terjadi pada penyakit diabetes yang akhirnya menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi karena itu, di kalangan medis diabetes melitus dijuluki sebagai mother of deases atau ibu dari segala penyakit.

Apa maksud dari julukan tersebut? Julukan itu berarti  apabila seseorangtelah menyandang sebagai penderita diabetes melitus, darahnya telah tercemar oleh gula dan akan menyebar ke seluruh tubuhnya sehingga dapat menimbulkan gangguan bagi organ-organ tubuh lainnya

Tanda atau Gejala penyakit diabetes melitus Secara Umum

tanda tanda penyakit diabetes melitus

Gejala yang timbul atau tanda tanda  penderita diabetes melitus tidaklah sama antara satu penderita dengan penderita lainnya, namun ada 3 tanda-tanda atau  gejala umum yang sering terjadi, yaitu sebagai berikut.

Polidipsi yaitu sering merasa haus sehingga banyak minum

Keinginan untuk minun atau haus  terjadi di akibatkan karena meningkatnya intensitas buang air kecil yang banyak sehingga  tubuh mengalami keadaan  dehidrasi (kekurangan cairan). Oleh karena itu, timbul rangsangan pada susunan saraf pusat sehingga penderita merasa  kehausan t0erus menerus sehingga mengakibatkan penderita  banyak minum. Pada umunnya, penderita tidak sadar dan kadang merasa bahwa perasaan dahaga tersebut di akibatkan  karena cuaca panas atau kelelahan dalam bekerja. Bahkan, untuk memuaskan keinginan  rasa haus tersebut, kebanyakan penderita meminum minuman yang bersifat manis dan dingin. Tanpa disadarinya, kadar hormone glukosa yang ada di dalam  darah akan menjadi semakin tinggi sehingga membuat semakin cepat merasa haus, dan intensitas buang air kecil juga semakin sering sehingga tubuh menjadi lemas. Selain tanda tersebut penyakit ini juga dapat di ketahui faktor terjadinya di artikel apa penyebab penyakit gula darah

keinginan untuk banyak makan hingga rasa lapar terus menerus (poliphagi)

Keinginan untuk makan atau lapar  yang dirasakan oleh penderita terjadi di sebabkan akibat adanya rangsangan stimulus dari Susunan Saraf Pusat  karena kadar glukosa di dalam sel (intraseluler) berkurang. dan karena hal tersebut  penderita akan merasa lapar dan terus menerus akan selalu ingin makan. Saat frekuensi porsi makan terus menerus di tambah, terutama makanan yang ada mengandung karbohidrat dan lainnya akan meningkatkan kadar Glukosa dalam darah. Kenaikan kadar glukosa darah tersebut tidak mampu di metabolisme sel karena tubuh kekurangan insulin.

Sering buang air kecil (poliurie), sehingga mengganggu tidur hal ini terjadi pada malam hari

ketika kadar glukosa dalam darah akibat penyakit diabetes mellitus telah melebihi batas ambang ginjal maka organ ginjal akan membuang glukosa yang berlebihan tersebut

dan membutuhkan komsumsi banyak air untuk mengeluarkannya. Oleh karena itu menyebabnya mengapa urine penderita penyakit gula darah berasa manis.

Meningkatnya intensitas seringnya buang air kecil, mengakibatkan tubuh merasa ingin terus minum (dehidrasi) dan kulit menjadi kering

Gejala atau tanda  tersebut biasa disebut dengan 3P. Saat berada di fase ini, biasanya hormon insulin di dalam tubuh masih mencukupi kebutuhan

sehingga penderita menunjukkan kenaikan berat badan/gemuk. Akan tetapi, apabila gejala yang timbul diabaikan,

dapat menyebabkan munculnya gejala-gejala dari tubuh yang kekurangan insulin,

Gejala kekurangan insulin penyakit gula darah

gejala umum yang sering terjadi  ketika kekurangan insulin seperti berikut di bawah

  • berkurangnya nafsu makan sehingga terjadinya penurunan berat badan
  • mudah lelah
  • Gatal
  • pandangan menjadi kabur,
  • mudah mengantuk

bahkan di kala kadar glukosa yang berada di dalam darah melebihi  500 mg/dl sering di iringi timbul rasa mual.

Bila tidak segera dilakukan pemeriksaan dan pengobatan, bisa menyebabkan penderita menjadi koma, yang disebut dengan koma diabetik.

Dimana hal ini terjadi saat kadar glukosa darah penderita lebih dan 600 mg/dl.

Penderita penyakit ini sering mengabaikan gejala penyakit  diabetes melitus yang timbul di awal-awalnya.

Mereka kerap merasa baik-baik saja walaupun kadang terasa terjadi perubahan dan ketika ada keluhan yang terasa pada tubuh,

sampai akhirnya baru menyadari contohnya ketika  terjadi komplikasi, seperti terjadinya penurunan penglihatan, bahkan tiba-tiba mata jadi  buta,

adanya penurunan fungsi ginjal, gangguan kulit dan saraf, timbulnya penyakit jantung koroner, bahkan terjadinya pembusukan pada kaki (gangren).

Anda merasa bahwa salah satu gejala tersebut terasa di tubuh anda segera hubungi dokter anda, atau baca artikel lainnya tentang cara pemeriksaan secara mandiri di artikel lainnya di obatalami1001.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *